Rabu, 07 Desember 2011

Ilmu dan Urgensinya

"Allah akan meninggikan derajat orang-korang yang beriman diantarmu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat." (Q.S. Al-Mujaadilah:11)

Ada empat tipe mental manusia, yaitu:
Ilmu dan Urgensinya

  1. Manusia yang tahu, dan sadar bahwa ia tahu. Manusia seperti ini bijaksana, karena itu bertanyalah kepadanya.
  2. Manusia yang tahu, tapi tidak sadar bahwa ia tahu. Ingatkanlah dia agar ia jangan lalai.
  3. Manusia yang tidak tahu, dan sadar bahwa ia tidak tahu. Ajarilah ia.
  4. Manusia yang tidaak tahu, tapi berpura-pura tahu. Ia seorang yang bebal, karena itu menjauhlah daripadanya.
Ilmu dan Urgensinya

 Perhatian Islam Terhadap Ilmu
Manusia tidak pernah menemukan agama yang sangat memerhatikan keilmuan dengan sempurna selain Islam. Islam selalu menyeru dan memotivasi penekunan ilmu pengetahuan, mengajak umatnya untuk menuntut, memelajari, mengamalkan dan sekaligus mengajrkan ilmu. Islammenjelaskan keutamaan menuntut ilmu dan etikanya serta menegur orang yang tidak memerhatikannya. Islam juga sangat menghargai ahli ilmu dan menganjurkan umatnya untuk dekat dengan mereka.
Dalam kamus yang memuat kosa kata Al-Qur'an, dinyatakan bahwa kata 'Ilm (ilmu) disebutkan sebanyak 80 kali, dan kata-kata yang terbentuk dari kata tersebut (seperti a'lamu, ya'lamuna, dsb) disebutkan beratus-ratus kali. Selain itu, juka kita teliti buku-buku hadits Nabawi akan kita temukan di dalamnya judul-judul dan masalah-masalah tentang ilmu.
Ilmu dan Urgensinya


Aspek-Aspek Ilmu dalam Pandangan Islam

Ilmu dalam pandangan Islam mencakup beberapa aspek kehidupan termasukaspek ilmu dalam pengertian  Barat sekarang.
  1. Aspek wahyu Ilahi
    Ilmu yang datangnya melalui wahyu Allah swt. Ilmu ini menyingkap hakikat alamiah manusia dan menjawab setiap pertanyaan abadi yang pernah hilang pada diri manusia yaitu: dari mana, kemana, an mengapa. Dengan adanya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, manusia akan mengetahui asalnya, arah perjalanan yang harus ditempuh dan tujuan hidupnya. Ia akan mengetahui dirinya dan tuhannya serta akan tenang menuju tujuan hidupnya. Aspek inilah yang pertama kalidisebut ilmu, bahkan disebut ilmu yang paling tinggi oleh Ibnu Abdil Barr.
  2. Aspek Humaniora (manusia) dan kajian-kajian yang berkaitan dengannya.
    Ilmu yang membahas tentang segi-segi kehidupan manusia yang berhungunan dengan tempat tingal dan waktu. Ilmu ini mengkaji manusai sebagai individu ataupun anggota masyarakat dalam bidang ekonomi, politik dan sebagainya.
  3. Aspek material
    Yaitu ilmu-ilmu yang mempelajari berbagai materi yagn bertebaran diseluruh jagat raya ini, baik di udara, darat,maupun di dalam bumi seperti fisika, kimia, biologi , astronomi, dsb.
Pengertian Islam tentang ilmu ini tidak terbatas pada aspek terakhir yang menganggap materisebagai objeknya seperti yang dipahmioleh dunia Barat pda umumnya sekarang. Selain itu, Islam menganggap aspek material akan melahirkan keimanan bagi yang mendalaminya. (Q.S. 3: 190-191)

Ilmu dan Urgensinya

2 komentar:

  1. siip bagus-bagus menarik.., perlu di baca..,

    BalasHapus
  2. posisi ukuran iklannya perlu disesuaikan, lebih baik pilih ikuran memanjang kebawah, dan di taruh setelah arsip ato pengikut lebh bagus sepertinya

    BalasHapus