Rabu, 07 Desember 2011

Pengaruh Ilmu dan Iman terhadap Tingkah Laku

Pengaruh Ilmu dan Iman terhadap Tingkah Laku

Pengaruh Ilmu dan Iman terhadap Tingkah Laku
  1. Ilmu memberi petunjuk kepada iman.
    Ilmu dan iman berjalan beriringan dalam Islam (Q.S. 30: 36, 58:11). Bahkan Al-Qur'an menyertakan iman kepada ilmu. Seseorang mengetahui lalu beriman. Dengan kata lain, tidak ada iman sebelum ada ilmu (Q.S. 22:54, Q.S. 34:6).

  2. Ilmu adalah penuntun amal
    Ilmulah yang menuntun, menunjuki dan membimbing seseorang kepada amal (47:19). Ayat ini dimulai degnan ilmu tentang tauhid lalu disusul dengan permohonan ampun yang merupakan amal. Ilmu juga merupakan timbangan/penentu dalam penerimaan atau penolakan amal. Amal yang sesuai dengan ilmu adalah amal yang diterima, sedangkan amal yang bertentangan dengan ilmu adalah amal yang tertolak (Q.S. 5:27) Maksud ayat ini ialah Allah hanya menerima amal seseorang yang bertakwa kepada-Nya. Jadi amal tersebut harus dilakukan karean keridhaan-Nya dan sesuai dengan perintah-Nya. Hal ini hanya bisa dicapai dengan ilmu.
    Untuk dapat berakhlak baik pun salah satunya harus dicapai dengan ilmu. IMam Ghazali berkata, "Muqaddimah agama dan berakhlak dengan akhlak para nabi tercapai diramu dengan tiga dimensi yang tersusun rapi, yaitu ilmu, perilaku, dan amal" (ilmu mewariskan perilaku,perilaku mendorong amal).
  3. Kelebihan ilmu dari ibadah.
    Dalam hadits Huzaifah dan Sa'ad, Rasulullah saw bersabda,"Kelebihan Ilmu lebih kusukai dari kelebihan ibadah, dan sebaik-baik agama adalah al wara." Ilmu dilebihkan atas ibadah sebab manfaat ilmu tidak terbatas pada pemiliknya melainkan juaga untuk orang lain. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam Al-Miftah menyebutakan diantaranya, "Ilmu menunjukkan kepada pemiliknya, amal-amal yang utama disisi Allah."
 Sumber: Super Mentoring 2
    Pengaruh Ilmu dan Iman terhadap Tingkah Laku

    2 komentar: